Warga Keluhkan Jembatan Sungai Sembilan Rusak Parah, Aktivis : Pemko Dumai Jangan Diam dan Seremonial Saja
DUMAI (KHC) – Kondisi Jembatan di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan yang cukup parah dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Jembatan yang menjadi akses vital penghubung aktivitas masyarakat tersebut kini tampak memprihatinkan, dengan sejumlah bagian yang mulai retak, berlubang, serta minim perawatan.
Pantauan di lapangan, kerusakan terlihat pada badan jembatan yang sudah tidak rata, beberapa pallt yang menutupi lubang sudah berserakan dan struktur mengalami keausan, bahkan terdapat bagian yang berpotensi ambles jika tidak segera ditangani. Kondisi ini membuat warga yang melintas harus ekstra hati-hati, terutama pengendara roda dua dan kendaraan bermuatan berat.
Salah seorang warga setempat, Guntur (34), mengaku khawatir setiap kali melintasi jembatan tersebut. Ia menyebut kerusakan sudah terjadi cukup lama, namun hingga kini belum ada perbaikan signifikan dari pemerintah.
“Kami takut lewat sini, apalagi kalau hari hujan, sementara kondisi jembatan sudah rusak parah. Sudah sering kami sampaikan, tapi belum ada tindakan nyata,” ujarnya.
Dan Guntur menilai jembatan tersebut merupakan akses utama untuk menunjang kegiatan ekonomi, termasuk distribusi barang dan mobilitas masyarakat sehari-hari.
"Kepada pemerintah kota dumai yang terhormat, tolong lah kalian perhatikan jembatan penghubung Dumai barat ke sungai sembilan ini, Jangan diam saja, fikirkan keselamatan warga,"kata guntur dengan nada tegas kepada media ini,Sabtu (28/3).
Guntur berharap pemerintah segera bertindak cepat sebelum kondisi semakin memburuk dan menimbulkan korban jiwa, serta adanya langkah darurat, seperti pembatasan tonase kendaraan atau perbaikan sementara, guna meminimalisir risiko kecelakaan.
Sementara itu, seorang aktivis di Kota Dumai,Dery dengan tegas mengkritik sikap Pemerintah Kota (Pemko) Dumai yang dinilai lamban dalam merespons persoalan infrastruktur yang menyangkut keselamatan publik. Ia menilai pemerintah terkesan hanya fokus pada kegiatan seremonial tanpa menyentuh persoalan mendasar di lapangan.
“Pemko Dumai jangan hanya diam dan sibuk dengan kegiatan seremonial saja. Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Jembatan itu akses vital, kalau sampai ambruk siapa yang bertanggung jawab?” tegasnya Dery.
Dery juga mendesak agar instansi terkait segera turun langsung melakukan pengecekan dan mengambil langkah cepat untuk perbaikan. Menurutnya, penanganan infrastruktur rusak tidak boleh ditunda karena dapat berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
Lebih lanjut, Dery yang merupakan aktivis tersebut meminta adanya transparansi dari pemerintah terkait rencana perbaikan, termasuk anggaran dan waktu pelaksanaan, agar masyarakat tidak terus menerus menunggu tanpa kepastian.
“Kami minta ada langkah konkret, bukan hanya janji. Kalau memang ada kendala anggaran, sampaikan secara terbuka. Jangan biarkan masyarakat terus berada dalam risiko,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemko Dumai maupun dinas terkait mengenai rencana perbaikan jembatan di Sungai Sembilan tersebut.***
Penulis : Ricky



Tulis Komentar