Akal-akalan Oknum KSOP Dumai, Ganti Plat Dinas Demi Menyedot BBM Subsidi
DUMAI (KHC) – Dugaan penyelewengan penggunaan BBM bersubsidi mencuat setelah jurnalis memperoleh konfirmasi dari pihak KSOP Kelas I Dumai terkait penggunaan kendaraan dinas berpelat nomor palsu.
Melalui keterangan Humas KSOP, Sabar, disampaikan bahwa salah satu petugas berinisial “A” diketahui sehari-hari menggunakan kendaraan dinas dengan plat nomor yang tidak sesuai.
“Benar Bang. Salah satu petugas kita inisial ‘A’ sehari-harinya menggunakan kendaraan dinas station menggunakan plat nomor palsu. Saya minta maaf atas kesalahan si petugas ini,” ujar Sabar kepada jurnalis, Senin (20/4/2026).
Usai konfirmasi di ruang kerja humas, jurnalis diperkenankan mendokumentasikan mobil Toyota Rush warna silver yang terparkir di depan kantor KSOP di Dumai.
Berdasarkan keterangan pihak KSOP, kendaraan dinas tersebut sebenarnya menggunakan pelat nomor BM 1186 R (Dumai). Namun oleh oknum petugas, pelat itu diganti menjadi BM 1186 TQ (Pekanbaru).
Sabar menyebut, alasan pergantian pelat nomor tersebut agar kendaraan bisa mengisi BBM subsidi jenis Pertalite.
“Alasan si ‘A’, supaya bisa mengisi BBM Pertalite,” jelasnya.
Fakta di lapangan menunjukkan kendaraan tersebut digunakan sehari-hari dengan pelat nomor palsu. Pihak KSOP mengakui kesalahan tersebut dan berjanji akan memberikan teguran serta sanksi kepada oknum yang bersangkutan.
“Nantinya plat nomor kendaraan tersebut setelah dipasang nomor aslinya kembali, bukti fotonya akan saya kirim,” janji Sabar.
Namun hingga berita ini diterbitkan, jurnalis belum menerima konfirmasi lanjutan terkait bentuk sanksi yang diberikan maupun bukti pengembalian pelat nomor asli kendaraan dinas tersebut.
Kepala KSOP Kelas I Dumai, Diaz Saputra, melalui humas menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini.
Kasus tersebut menimbulkan sorotan publik karena diduga berkaitan dengan penyalahgunaan fasilitas negara serta potensi penyelewengan BBM bersubsidi.***



Tulis Komentar