Sampah Masih Menumpuk, di Sepanjang Parit Jalan D.Ponegoro Kota Dumai

Jumat, 02 November 2018

DUMAI (KabarHeadline.com) - Masalah sampah yang ada didalam parit/ drainase Kota Dumai masih menjadi bumereng bagi warga Kota Dumai saat ini. Disaat hujan, bau yang keluar dari tumpukan sampah didalam drainase ini sangat menyengat, Jumat (02/11). Dari Pantauan Media ini bersama Tim DPP Aliansi Wartawan Amphibi NKRI (AWAN Pers) Kota Dumai, Dimana parit yang banyak sampah itu banyak lalat yang mengingapi sampah-sampah yang ada didalam parit yang berada dijalan D.Ponegoro Kelurahan Sukajadi kecamatan Dumai kota. Namun, sampah yang berada di sepanjang jalan tersebut sudah menimbulkan bau dan banyak lalat-lalat. Hal tersebut, tentu saja menggangu warga, karena bau dan timbulnya lalat disepanjang jalan ini bisa menimbulkan berbagai jenis penyakit. Tetap saja, nyamuk berbahaya bisa mengancam keselamatan warga. Melihat hal ini, Program pemerintah, untuk meningkatkan kesehatan warga, mencegah penyakit malaria dan membunuh nyamuk-nyamuk berbahaya tersebut masih tampak belum serius. Hal ini terlihat, sudah sangat jelas terlihat sampah yang sudah menimbulkan nyamuk dan lalat masih terabaikan didalam parit/ drainase disepanjang perkotaan di jalan D.Ponegoro. "Jika dibiarkan, bisa berkembangnya bibit-bibit nyamuk Aids egypty (Demam Berdarah) dan tentu sangat berbahaya bagi masyarakat sekitarnya,"kata salah satu Toko Muda kota dumai, Bung Randy. Ia menambahkan, perhatian dari Dinas terkait, terhadap kesehatan lingkungan masih minim. Dan tingkat kesadaran masyarakat sekitar juga masih rendah. Disisi lain, salah seorang warga yang melintas di Jalan D.Ponegoro itu mengungkapkan, sesuai dengan kerja dinas Kesehatan sebagai dinas yang menangani masalah kesehatan, harus bertindak cepat dan segera. " Beri lah rasa aman dan nyaman, sehingga persoalan tumpukan sampah itu bisa teratasi dengan baik, ini adalah tugas besar bagi kita semua," Ungkap salah seorang warga yang melintas di jalan D.Ponegoro kepada media ini. Sementara itu, warga di jalan Delima, yang tidak mau namanya disebutkan. Mengatakan, masalah sampah ini sudah sangat klasik. "Sampah yang menumpuk didalam parit sudah berlangsung lama. Kita tidak boleh saling salah menyalahkan, semua baik warga dan pemerintah harus bekerja sama,"kata dia. Ia menambahkan, jika pemerintah mencegah sedangkan warga masih belum paham membuang sampah pada tempatnya, dan masih banyak membuang sampah dalam parit atau selokan itu sama saja. Semuanya harus saling bekerja sama. " Mari kita tingkatkan rasa kepedulian kita terhadap suatu lingkungan, sehingga kota yang kita cintai ini bisa memberikan rasa aman dan nyaman, kalau gak kita, siapa lagi yang peduli terhadap lingkungan kita,"Tutupnya.*** Penulis : Ricky