Diskominfotiks Rohil Himbau Setiap Orang Jujur Untuk Keselamatan Bersama

Di Baca : 1331 Kali
Ket Foto : Kepala Diskominfo Rohil, Hermanto.

BAGANSIAPIAPI (KHC) - Plt.Kepala Dinas Komunikasi,Informasi dan Statistik (Diskominfotiks) Kabupaten Rokan Hilir Hermanto mengatakan mencermati jumlah kasus positif Covid 19 semakin meningkat signifikan, tentunya tidak bisa disepelekan dan juga tidak perlu menimbulkan kepanikan yang berlebihan, untuk itu setiap orang di himbau harus jujur.

"Kita semua harus selalu optimis untuk bisa mencegah dan mengatasi dampak yang ditimbulkannya oleh virus yang dapat melumpuhkan berbagai aspek kehidupan."Ucapnya melalui pesan wattshapp,Rabu (22/04).

Menurutnya Virus Corona tidak datang begitu saja ke suatu daerah dan menyerang manusia, tanpa didatangkan oleh manusia itu sendiri. Oleh karenanya untuk mencegah berkembang dan penularannya diperlukan kesadaran kolektif untuk mengikuti protokol Corona Virus atau Covid 19 secara masif.

Dimasa pendemi Corona Virus saat ini, dihimbau kepada setiap orang untuk jujur dan proaktif,"Kejujuran dan sikap proaktif setiap orang sangat diperlukan dalam upaya mencegah meluasnya akan terjangkitnya virus Corona atau Covid 19."Terangnya.

Saat ini,Pemerintah dan elemen anak bangsa yang sadar, telah, sedang dan terus melakukan berbagai upaya dalam  mencegah dan memutus mata rantai penularan virus Corona yang belum ada vaksin ini dengan membuat posko kesehatan di setiap sudut tempat lalu lalang dan jalan lintas masyarakat memasuki suatu daerah.

"Bagi siapapun, jika mempunyai keluhan kesehatan dan memiliki riwayat perjalanan dari daerah lain, terutama daerah yang telah dinyatakan sebagai zona merah atau daerah terjangkit Corona Virus hendaklah proaktif, memberi tahu atau melaporkan diri kepada petugas yang ada. Jangan sampai mengelak dan berbohong pada petugas yang melakukan pemantauan."Jelasnya.

"Kemudian melaporkan kepada ketua Rukun Tetangga (RT) atau Lurah maupun Penghulu, bahwa dirinya baru datang ataupun pulang dari Kota "X" (daerah terjangkit) dan ingin dilakukan pemeriksaan terhadap dirinya akan jauh lebih baik untuk keselamatan dirinya, keluarganya dan orang lain."Jelasnya lagi.

Diharapkan dengan sikap proaktif ini, Lurah atau Datuk Penghulu akan segera menghubungi Kepala Puskesmas (Kapus) yang selanjutnya meminta petugas medis terdekat untuk melakukan pemeriksaan dan dicatat sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

"Pentingnya kejujuran setiap orang, karena kita tidak mau dan jangan sampai apa terjadi dan dialami oleh dokter dan para medis di Rumah Sakit dr. Kariadi Semarang, terjadi ditempat kita, yang sampai tertular 46 tenaga medis di Rumah Sakit dr. Kariadi Semarang Jawa Tengah,kasus ini berawal dari sikap ketidak jujuran seorang pasien yang berobat kerumah sakit tersebut, tidak menyebutkan bahwa dirinya baru berpergian dari Zona Merah COVID 19."Papar Hermanto.

Menurutnya kalau dijantung pertahanan terakhir Covid 19 tersebut bisa tertular, ini merupakan sesuatu yang sangat serius. Untuk itu diharapkan seluruh jajaran Gugus Tugas Tanggap Covid 19, terutama rumah sakit dan Puskesmas untuk lebih memperketat protokolan kesehatan ditempat masing-masing demi melindungi petugas medis dan masyarakat.

"Terimakasih dan salam sehat untuk kita semua,semoga Covid-19 cepat berlalu,tetap ikuti anjuran Pemerintah dengan selalu menjaga kebersihan badan,mengunakan masker jika berpergian dan selalu menjaga jarak serta tetap di rumah."Pungkas Hermanto.***


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar