Wapres Harap Bank Penyalur Jadi Pelopor Sediakan KPR untuk Pekerja Sektor Informal

Di Baca : 3355 Kali

JAKARTA (KHC) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengharapkan para bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi pelopor penyediaan KPR untuk pekerja sektor informal.

Pasalnya, sebanyak 60 persen masyarakat Indonesia bekerja di sektor informal sehingga bank penyalur KPR harus berupaya menyediakan KPR bagi mereka.

"Besar harapan pemerintah agar bank penyalur KPR dapat menjadi pelopor bagi penyediaan KPR untuk pekerja sektor informal," kata Ma'ruf dalam acara focus group discussion Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Senin (28/12/2020).

Meskipun banyak pekerja sektor informal, kata dia, akan tetapi Ma'ruf mengakui bahwa mereka kesulitan mendapat KPR.

Apalagi, saat ini masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan akan berakhir.

"Pekerja pada sektor informal saat ini masih relatif lebih sulit dalam mendapatkan persetujuan pengajuan KPR, terlebih di kondisi pandemi saat ini," kata dia.

Karena saat ini pemerintah tengah mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah, maka para bank penyalur KPR juga diharapkan dapat memanfaatkannya.

Caranya, kata Ma'ruf, dengan mencoba melakukan penetrasi dan kerja sama dalam hal penyediaan pembiayaan syariah perumahan.

"Banyak kalangan masyarakat yang ingin memiliki rumah melalui fasilitas pembiayaan yang berbasis syariah," ucap dia.

Selain itu, bank penyalur KPR juga diharapkan dapat berkolaborasi dengan pihak-pihak lain selain pemerintah.

Kolaborasi tersebut dibutuhkan untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat dari berbagai pihak.***

Sumber : KOMPAS.com
Editor : Ricky


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar