Dishub Dumai Target Benahi 400 Titik Penerangan Jalan di Kawasan Pemukiman

Di Baca : 1815 Kali
Teks Foto : Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendi.SE

DUMAI (KHC) - Dinas Perhubungan kota Dumai tahun ini menargetkan penerangan jalan di kawasan pemukiman selesai dibenahi. Dishub menjelaskan penerangan jalan secara keseluruhan akan dikonversikan kepada penerangan lampu LED.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendi kepada media Kamis (01/09/2022) menjelaskan bahwa tahun 2022 sekitar 400 titik lampu penerangan jalan pada kawasan pemukiman dan jalan utama dilakukan perbaikan.

"Sekarang kita sedang menyelesaikan penerangan jalan di kelurahan Bumi Ayu dan Bintan, Jalan kelakap Tujuh sebagian depan, Jalan Dock, Nangka, Cempedak hingga Bukit Timah," ujar Said.

"Menyusul Jaya Mukti, Tanjung palas sampai ke Kecamatan Medang Kampai," lanjutnya.

Dia melanjutkan, Sebagai wujud khidmat penerangan sebagaimana program Walikota Dumai H Paisal, SKM, Mars, dalam memastikan penerangan jalan kawasan pemukiman, Dishub Dumai sudah berkoordinasi dengan PT TELKOM kawasan Riau daratan untuk pemakaian tiang yang akan dimanfaatkan sebagai titik penerangan jalan.

"Kerjasama antara Pemko Dumai dan Telkom akan dibuat MoU pada awal Oktober nanti, dan dilakukan oleh Walikota," lanjutnya.

Tahun depan, lanjut Said Effendi, setelah menyelesaikan di kawasan pemukiman. Maka 2023 berkonsentrasi untuk penerangan jalan di kawasan wisata pantai Teluk Makmur dan Rumah Suluk.

"Kita juga upayakan Jalan di Rumah Suluk Bukit Kapur, Rumah Suluk Sungai Sembilan, dan Jalan Putri Tujuh sampai Soekarno Hatta,"  terangnya.

Pada APBD Murni Tahun 2022 ini pemerintah melalui Dinas Perhubungan mengalokasikan Rp4 miliar dan ditambah Rp2 miliar pada Perubahan APBD.

"Tahun depan kita sudah alokasikan Rp.5 miliar dan itu diluar beban PJU. Alokasi hanya difokuskan pada perbaikan serta pemeliharaan dan pemasangan lampu LED baru," jelas Said.

Sedangkan untuk beban biaya PJU, tambah Kadishub, setiap bulannya berkisar di angka Rp.700 juta, bahkan bisa mencapai Rp.800 juta lebih saat terjadi kenaikan tarif PLN beberapa waktu lalu.

"Biaya PJU sudah dialokasikan dengan mata anggaran yang berbeda," kata Said.

Said Effendi menerangkan bahwa Dinas Perhubungan membuka pusat pengaduan online melalui aplikasi WhatsApp di nomor 0811 767 888 1. Setiap masyarakat bebas menyampaikan keluhan terkait bidang dan tupoksi Dinas Perhubungan.

"Selain pengaduan online kami juga menerima aspirasi langsung dari masyarakat yang disampaikan saat agenda safari Ashar dan Jumat oleh Walikota. Kebanyakan masyarakat mengeluhkan terkait penerangan di pemukiman," jelasnya.

Tidak hanya mengeluhkan soal penerangan pemukiman, kata Said, warga juga mengeluh soal penerangan pada jalan Nasional.

Untuk penerangan jalan Nasional, langkah penyelesaian dari Dinas Perhubungan Dumai dengan cara berkoordinasi dengan BPTD wilayah 4 Riau Kepri terkait perbaikan dan beban anggaran peneranga pada jalan Nasional yang mana selama ini dibebankan dari APBD Dumai.

"Hasil koordinasi kita bersama BPTD, tahun 2023 nanti mereka mengalokasikan LED yang akan dihibahkan kepada Pemko Dumai. Sedangkan untuk pemeliharaan dan beban listik masih menjadi tanggungan pemerintah daerah," demikian Said.***(Inf/Adv)


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar