Pemerintah Malaysia Hidupkan Lagi Usulan Bangun Jembatan Malaka-Dumai

Di Baca : 506 Kali
Teks Foto : Rencana Malaysia menghubungkan Masjid Tanah di Malaka dengan Dumai di Sumatera dengan jembatan atau terowongan.

JAKARTA (KHC) - Pemerintah Malaysia menghidupkan rencana lama membangun jalur yang menghubungkan Malaka dengan Sumatera, melalui rute Masjid Tanah-Dumai berjarak sekitar 120 km. Proyek raksasa ini akan dikembangkan bekerjasama dengan pihak swasta.

Exco Senior Negara Bidang Penanaman Modal, Industri, Pengembangan Pengusaha dan Koperasi Malaysia, Ab Rauf Yusoh, mengatakan, rute yang direncanakan akan dibangun berupa terowongan atau jembatan Malaka-Dumai ini diperkirakan memakan waktu 20 tahun, sehingga berdampak pada perkembangan ekonomi di berbagai sektor, terutama industri dan investasi kedua negara.

“Usulan pembangunan jalur ini sudah diajukan oleh pihak swasta dan melalui penelitian yang dilakukan, jarak garis pantai di Dumai, Indonesia dengan Telok Gong, Masjid Tanah di sini hanya 47 km," katanya seperti dikutip FMT dari Bernama, Kamis, 8 September 2022.

"Pada dasarnya kedua negara sudah sepakat untuk detail masalah ini dan langkah awal di tingkat pemerintah negara bagian Melaka, kami telah membawa semua instansi pemerintah untuk melihat area yang akan dibangun kemarin," katanya kepada wartawan usai sesi wawancara dalam program Apa Khabar YB bersama Melakafm.

Ia mengatakan, rute dengan konsep One Lane One Way akan menjadi ikon baru kedua negara dan berbagai infrastruktur juga akan dikembangkan antara lain kawasan persebaran lalu lintas dan imigrasi, kepabeanan, karantina dan keamanan (ICQS).

Rauf mengatakan, kawasan industri baru yang menampung berbagai kegiatan industri seperti semikonduktor dan otomotif akan dikembangkan secara bertahap di Masjid Tanah seluas kurang lebih 2.023 hektar.

Dikatakannya, perencanaan pengembangan kawasan industri akan dilakukan melalui Melaka Corporation dan diharapkan juga turut berkontribusi dalam pembukaan kota baru di Masjid Tanah.

Rencana jalur Dumai-Masjid Tanah ini bukan usulan baru. Pemerintah Malaysia selain mengusulkan pembangunan terowongan yang menghubungkan Malaka dengan Sumatera, juga pernah mengusulkan pembangunan jembatan dari Malaka ke Dumai, Riau.

Namun usulan itu ditolak oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ketika berbicara di depan masyarakat Indonesia di Berlin, 5 Maret 2013, ia mengatakan empat tahun lalu, Malaysia mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan Dumai ke Semenanjung Malaysia.

“Saya tolak. Saya tahu, kalau jembatan Sumatera-Malaysia yang dibangun, kekayaan Sumatera akan habis tersedot ke Asia. Saya prioritaskan pembangunan jembatan di dalam negeri, yakni menyambungkan lebih dulu Sumatera dan Jawa agar kedua wilayah bisa saling mendukung dan bergerak maju lebih cepat,” katanya seperti dikutip harian Suara Pembaruan. 

Belum diketahui apakah rencana Malaysia yang sekarang sudah mendapat persetujuan dari pemerintah RI.***

Editor : Ricky


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar