Seleksi TNI AD Gelombang I 2027 Gratis, Kodim 0320/Dumai Ingatkan Masyarakat Jangan Tergiur Janji Calo

Di Baca : 84 Kali
Teks foto : Kodim 0320/Dumai Gencarkan Sosialisasi Rekrutmen TNI AD 2027

DUMAI (KHC) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0320/Dumai menegaskan bahwa proses penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat (AD) Gelombang I Tahun 2027 dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Seluruh personel, khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa), juga diinstruksikan untuk aktif menyosialisasikan informasi yang benar kepada masyarakat guna mencegah praktik percaloan dan penipuan berkedok kelulusan seleksi.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan pengarahan dan sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI AD Gelombang I Tahun 2027 kepada personel Kodim 0320/Dumai. Kegiatan berlangsung di Aula Sudirman Makodim 0320/Dumai, Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Senin (12/10/2026).

Dalam pengarahan yang disampaikan melalui Danramil 01/Dumai, Mayor Arh Kusworo Mahardi, Dandim 0320/Dumai Letkol Arm Herman Santoso menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dalam setiap tahapan penerimaan calon prajurit.

Ia menegaskan, tidak ada pembayaran yang harus dilakukan calon prajurit untuk mengikuti proses seleksi. Oleh karena itu, masyarakat diminta waspada terhadap oknum yang mengaku memiliki akses atau kemampuan meluluskan peserta dengan meminta imbalan sejumlah uang.

“Penerimaan calon prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Kelulusan ditentukan berdasarkan hasil seleksi, pemenuhan persyaratan, serta kebutuhan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Dandim dalam pengarahan tersebut.

Dandim juga mengingatkan seluruh personel Kodim 0320/Dumai agar tidak menyalahgunakan kewenangan maupun kepercayaan masyarakat dalam proses penerimaan prajurit. Setiap bentuk keterlibatan dalam praktik percaloan, pemberian janji kelulusan, atau pemanfaatan seleksi untuk memperoleh keuntungan pribadi dinyatakan tidak dapat dibenarkan.

Menurutnya, menjaga integritas institusi merupakan tanggung jawab seluruh prajurit. Karena itu, setiap personel harus mampu memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat sekaligus menghindari tindakan yang berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap TNI AD.

“Seluruh prajurit harus menjaga nama baik institusi dan tidak menyalahgunakan kepercayaan masyarakat. Jangan ada personel yang menjadi perantara atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Sampaikan informasi yang benar agar masyarakat memahami bahwa penerimaan prajurit dilaksanakan sesuai ketentuan,” demikian penegasan Dandim.

Untuk memastikan informasi penerimaan tersampaikan secara luas, para Babinsa diminta mengambil peran aktif di wilayah binaan masing-masing. Mereka diharapkan memberikan penjelasan yang akurat mengenai mekanisme penerimaan calon prajurit TNI AD, sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak bujuk rayu pihak yang mengklaim dapat menjamin kelulusan.

Langkah sosialisasi tersebut dinilai penting, mengingat masih adanya potensi penyalahgunaan informasi oleh oknum yang memanfaatkan keinginan generasi muda untuk menjadi prajurit TNI sebagai sarana mencari keuntungan pribadi.

Melalui peran Babinsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Kodim 0320/Dumai berharap informasi resmi mengenai penerimaan prajurit dapat menjangkau lebih banyak calon peserta dan keluarga mereka.

Selain itu, generasi muda yang berminat mengikuti seleksi diimbau mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tersebut meliputi menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan fisik, membangun kedisiplinan, serta melengkapi dokumen administrasi sesuai persyaratan resmi yang ditetapkan.

Masyarakat juga diharapkan mencari informasi melalui saluran resmi penerimaan TNI AD dan tidak menyerahkan uang atau dokumen penting kepada pihak yang tidak berwenang dengan alasan membantu proses kelulusan.

Kegiatan pengarahan dan sosialisasi yang dimulai pukul 14.30 WIB tersebut diikuti sejumlah perwira, para Bintara Tinggi (Bati), serta anggota Kodim 0320/Dumai.

Turut hadir Mayor Arh Kusworo Mahardi, Kapten Arh M.I. Daulay, Kapten Inf Ediyanto, dan Kapten Inf K. Marihot Meha.

Kegiatan berakhir pada pukul 15.35 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0320/Dumai berharap seluruh personel memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya menjaga integritas dalam proses penerimaan prajurit. Sosialisasi juga diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap praktik percaloan, sehingga calon prajurit dapat mengikuti seleksi secara jujur, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.***


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar