Baru Dibeli, Amphibi Penuntas Banjir Terduduk Alias Rusak

Di Baca : 19690 Kali

DUMAI (KHC) - Ekskavator amphibi atau alat berat terapung di air dan lumpur milik Pemkot Dumai yang digadang-gadangkan dapat meminimalisir musibah banjir di Kota Dumai yang seakan tiada habisnya, kini sudah terduduk alias sudah tidak dapat beroperasi sejak empat hari belakangan. 

Padahal alat berat jenis Ampbihi Exca Middle yang menelan anggaran senilai Rp. 4.950.000.000 atas bantuan dari Kementrian PUPR tersebut baru saja dibeli. 

Kondisi ini pun menimbulkan pertanyaan dari sejumlah kalangan atas kinerja Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas PUPR yang menilai adanya permainan anggaran dalam pengadaan alat berat tersebut. 

"Jadi pertanyaan besar bagi kita dengan kondisi kerusakan alat berat yang baru saja dibeli itu. Apalagi nilainya hampir 5 milyar rupiah. Tidak mungkin alat baru dan beropersi kurang lebih 10 bulan kemudian sudah rusak, " Ujar Herman (51) warga Pangkalan Sesai kepada kabarheadline.com saat melakukan investigasi, Sabtu (11/12) di jembatan sungai dumai. 

Hal sama juga disampaikan salah seorang tokoh pemuda Kelurahan Datuk Laksamana, Kecamatan Dumai Kota M. Iqbal kepada wartawan ia mengatakan alat berat saat ini sangat diperlukan, mengingat kawasan kota Dumai merupakan wilayah yang menjadi langganan banjir baik akibat air pasang maupun curah hujan. Akan tetapi dengan kerusakan yang terjadi membuat harapan masyarakat seakan menjadi sirna. 

"Sepertinya upaya pemerintah dalam menuntaskan persoalan banjir ini benar-benar setengah hati. Apalagi, kejadian kerusakan alat berat yang baru saja dibeli tapi langsung rusak, sungguh tidak masuk akal. Kecuali alat yang dibeli itu unit seken bukan unit baru makanya gampang rusak. Jadi jika benar dugaan adanya permainan baik dari segi pembelajaannya maupun perawatan terhadap alat ini sebaiknya benar-benar diusut tuntas oleh penegak hukum." Ungkapnya dengan nada kesal sembari mengatakan bahwasanya korban dari persoalan ini adalah ribuan masyarakat yang berdampak langsung terhadap banjir yang tak henti-hentinya melanda Kota Dumai. 

Sementara itu, dikarenakan libur akhir pekan, sejumlah pejabat yang bertanggung jawab dan berwenang terhadap persoalan ini belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini dirilis.***


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar