Dimoment Hut Kota Dumai Ke-23, Mahasiswa Sampaikan Aspirasi di DPRD Dumai

Di Baca : 2431 Kali
Ket Foto : Mahasiswa yang tergabung di dalam Aliansi Cipayung plus dan Bem-Sekodum dan perwakilan Organisasi yang terdiri dari HMI, GMKI, PMII, Dan Bem IAITF, sampaikan aspirasi di depan Gedung DPRD Kota Dumai.

DUMAI (KHC) - Dalam rangka Memperingati hut Kota Dumai yang ke-23 Tahun, Mahasiswa yang tergabung di dalam Aliansi Cipayung plus dan Bem-Sekodum dan perwakilan Organisasi yang terdiri dari HMI, GMKI, PMII, Dan Bem IAITF, Mengelar Aksi damai di Gedung DPRD Kota Dumai.

Dimana aksi damai itu yang ditujukan kepada pemerintah kota Dumai Sebagai bentuk kritik atas kurangnya rasa kecintaan dan rasa peduli terhadap kota Dumai hari ini, Dumai 27 April 2022.

Iwan Setiawan selaku Jendral lapangan membuka Aksi damai dengan melakukan orasi, ia mengatakan sangat sedih dan Miris melihat Hut kota Dumai hari ini, yang mana di ketahui bahwasanya Dumai sudah kehilangan sosok seorang pemimpin wakil walikota.
“HUT kota Dumai yang ke 23 tahun ini saya memandang sangat sedih dan miris, karna wawako Dumai tidak ada, Ibaratnya gak ada pendamping,”Ucapnya.

Tambah lagi, dengan Tidak adanya sosok Walikota yang tidak ikut Apel memperingati hut kota Dumai yang ke-23 Tahun yang mana di ketahui bersama bahwasanya walikota Dumai sedang melakukan ibadah umroh.

“Kita tidak melarang bagi siapapun yang ingin melakukan ibadah atau ritual sesuai yang di ajarkan oleh agama dan kepercayaan masing-masing, akan tetapi hari ini kita sangat menyangkan Kenapa ibadah umroh itu dilakukan saat ini, apakah tidak ada waktu lain untuk melaksanakan ibadah tersebut,"Tambahnya.

Sisi lain, Aprianto selaku korlap aksi juga menilai Bahwasanya dengan tidak adanya pimpinan daerah atau walikota hari ini seakan menyematkan Dumai ini seperti anak sedang berulang tahun tapi tidak di sambangi dan diberikan perhatian oleh seorang ayah.

“Kita tahu bahwa memang ada sosok penganti yaitu sekretaris daerah yang ikut membersamai pada apel tahun Peringatan hut kota Dumai tapi apakah itu cukup untuk mengobati luka seorang anak tersebut ? Rasanya itu belom cukup apalagi hari ini Dumai di gadang-gadangkan sebagai kota Idaman (Indah damai dan nyaman),”Tutur Aprianto.

Tambah, Andi pratomo Selaku Koordinator umum Aksi mengatakan Bahwasanya Hari ini banyak sekali Permasalahan yang hadir Serta menjadi PR penting bagi pemangku kebijakan dan pembuat keputusan baik itu DPRD dan Pemerintah Sebagaimana yang tertera di dalam tuntutan Aksi yaitu : 

Pertama, Mendesak Pemerintah Kota Dumai dalam hal ini Walikota Dumai dan DPRD Kota Dumai segera menegakkan perda yang sudah berlaku, yang mana kita nilai masih jauh dari kata terealisasi, (Tenga kerja).

Kedua, Meminta kepada Walikota Dumai untuk segera menangani persoalan Banjr di Kota Dumai, kita melihat Banjir di Kota Dumai sudah menjadi rutinitas dan seakan Pemerintah Kota Dumai tutup mata dan telinga dalam permasalahan ini.

Ketiga, Mendesak Pemerintah Kota Dumai untuk segera memperbaiki jalan yang rusak terkhusus di seputaran kota.

Emat, Mendesak Pemerintah Kota Dumai untuk segera memberi sanksi tegas atau bahkan mencabut izin perusahaan yang coba mengangkangi regulasi yang sudah berlaku, banyaknya mobil-mobil Perusahaan CPO yang lewat bukan pada jam nya.

Lima, Meminta pemerintah kota dumai untuk memberikan sanksi tegas kepada pengusaha hiburan malam (Gelper, Karaoke,pub & Ktv) yang tidak mentaati regulasi yang sudah di tetapkan oleh pemerintah (jam operasional).

Dan ke Enam, Mendesak Pertamina RU II Dumai, Perusahaan Swasta, dan pemerintah Kota Dumai untuk segera memberikan Solusi Kongkrit Atas Kelangkaan BBM dan mahalnya harga Minyak Goreng terkhusus di Kota dumai.

“Kita berada disini bukan sebagai perusak citra kota Dumai di hari dan momen yang berbahagia ini, tetapi kita hadir Disini untuk melaksanakan tugas dan tupoksi kami selaku mahasiswa Yaitu control social, inilah tugas kami mengingatkan dan terus mengingatkan tugas dan kewajiban para bapak-bapak selaku pemangku kebijakan, karena apa yang bapak lakukan hari ini adalah contoh untuk kami kedepannya,baik bapak hari ini baik pulalah kami besok, Salah bapak hari ini salah jugalah kami besok, apatis kami kedepannya Karena kesalahan bapak-bapak hari ini, Karena kami ini lahir dari buah fikiran bapak hari ini, Tutup Bagus Romadani Korda BEM Se - Kota Dumai,”Pungkasnya.***(Rls)

Editor : Ricky


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar