Kontroversi Turnamen Mini Soccer RS Awal Bros Dumai, Peserta Pertanyakan Dasar Keputusan Panitia

Di Baca : 125 Kali
Teks foto : Istimewa

DUMAI (KHC) – Pelaksanaan Turnamen Mini Soccer RS Awal Bros Dumai Tahun 2026 menuai sorotan setelah salah satu tim peserta, Apical SDS, memprotes keputusan panitia yang memilih mengulang pertandingan antara Lanal dan SMFC, padahal menurut peserta, berdasarkan aturan dan hasil Technical Meeting (TM), tim yang melakukan pelanggaran seharusnya dijatuhi sanksi diskualifikasi, bukan diberikan kesempatan bermain ulang.

Pemain Apical SDS, Nasihun Amin, menegaskan bahwa keberatan timnya bukan terletak pada hasil pertandingan, melainkan pada keputusan panitia yang dinilai membiarkan pelanggaran terjadi dan kemudian mengambil keputusan yang dianggap tidak mencerminkan sportivitas serta tidak sesuai aturan yang telah disepakati.

"Yang perlu ditekankan di sini bukan soal hasil pertandingannya. Poin yang paling kami sesalkan adalah adanya pembiaran dari panitia atas pelanggaran yang terjadi. Kalau panitia menyatakan hal ini di luar kendali mereka, menurut kami itu menunjukkan panitia sangat tidak profesional dalam menyikapi persoalan ini," ujar Nasihun, Kamis (6/8/2026).

Menurut Nasihun, apabila mengacu pada aturan pertandingan dan kesepakatan dalam Technical Meeting, pelanggaran tersebut semestinya berujung pada sanksi diskualifikasi terhadap tim yang melanggar. Namun, yang terjadi justru pertandingan diputuskan untuk diulang.

"Yang kami pertanyakan, kenapa bukan didiskualifikasi sesuai aturan, tetapi malah diberikan pertandingan ulang. Di mana letak sportivitasnya jika aturan yang sudah disepakati tidak ditegakkan?" katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke grup resmi (official) turnamen agar seluruh peserta mengetahui kronologi kejadian dan dapat memberikan penilaian.

Sementara itu, berdasarkan hasil review yang beredar di grup peserta, panitia mengakui tidak mengetahui adanya pertandingan antara Lanal dan SMFC yang menggunakan waktu tidak sesuai hasil Technical Meeting.

Panitia juga menyatakan telah melakukan evaluasi bersama pimpinan wasit, memberikan teguran keras kepada wasit yang memimpin pertandingan, serta memutuskan agar pertandingan antara Lanal dan SMFC diulang pada hari yang sama pukul 22.00 WIB.

Panitia juga menyebut bahwa kejadian tersebut berada di luar kendali mereka karena keputusan teknis di lapangan merupakan kewenangan wasit.

Keputusan menggelar pertandingan ulang itulah yang menjadi sorotan peserta. Menurut Apical SDS, keputusan tersebut justru menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan aturan dalam turnamen dan dinilai tidak mencerminkan asas sportivitas apabila pelanggaran yang seharusnya dikenai sanksi justru diselesaikan melalui pertandingan ulang.

Hingga berita ini diterbitkan, panitia Turnamen Mini Soccer RS Awal Bros Dumai belum memberikan penjelasan resmi kepada publik mengenai dasar atau regulasi yang menjadi acuan dalam memutuskan pertandingan ulang, termasuk alasan tidak menerapkan sanksi diskualifikasi sebagaimana dipersoalkan oleh peserta.***


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar