Sindikat Penipuan WN China di Jakbar Terbongkar, Imigrasi Kebobolan Belum Diungkap

Di Baca : 4609 Kali

JAKARTA (KHC) – Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah mengapresiasi gebrakan Polda Metro Jaya dalam mengungkap skandal penipuan transnasional yang diduga dilakukan Warga Negara Asing (WNA) asal China. Wakil Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Fadli Ferryansyah berharap giat penggerebekan di enam lokasi yang dilakukan sore ini, Senin (25/11) bisa membersihkan nama Indonesia di mata asing.

“Gebrakan bagus dalam membersihkan nama Indonesia,” pujinya, Senin (25/11/2019).

Namun demikian, ketua Komunitas Muslim Anti Rasisme (Komar) itu menggarisbawahi agar publik tidak lantas mengusung sentimen anti etnis atas penggerebekan tersebut.

Terpenting dari peristiwa ini, kata Fadli, adalah menemukan akar penyebab sehingga WNA bisa datang dengan mudah ke Indonesia dan melakukan tindakan penipuan.

“Harus dicari akar masalahnya. Siapa yang kebobolan. Apakah karena bebas visa, imigrasi lemah, atau apa?” tekannya.

Polda Metro Jaya melancarkan penggerebakan di enam lokasi pada Senin (25/11). Penggerebekan dilakukan atas kasus dugaan penipuan yang dilakukan Warga Negara Asing (WNA) asal China.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengurai bahwa petugas gabungan Direktorat Reserse Narkoba dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melancarkan aksi penggerebekan di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat; Griyaloka BSD Serpong, Tangerang Selatan; Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara; Bandengan Jakarta Utara; Perum Interkon Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan Puri Mega.

Modus kasus ini adalah pelaku memanfaatkan jaringan telekomunikasi di Indonesia untuk melancarkan aksinya. Pelaku menelepon para korban yang ada di negara China dan melakukan penipuan dan meminta sejumlah uang.


[Ikuti KabarHeadline.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar